Browser








Tampilkan postingan dengan label mesin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mesin. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 November 2013

Ada Teknologi Terkini Dalam Mesin Daihatsu Ayla Toyota Agya


Mengamati dua mobil Astra Daihatsu Ayla dan Astra Toyota Agya memang lagi menarik. Setelah melototi desain ekterior dan interior IIMS 2012 lalu, tentu masih banyak pertanyaaan seputara mesinya?

Memakai konsep LCGC (Low Cost Green Car) , engine 3 silinder berkode 1KR dipilih oleh principal (Daihatsu Motor Corporation Jepang) untuk kolaborasi ketiga Daihatsu-Toyota di Indonesia ini.

Namun, sedikit dimodifikasi agar tujuan low cost tercapai. “Gimana caranya agar harganya murah dan bahan bakarnya irit, sehingga ada beberapa komponen yang kita ubah,” Embay Sunaryo, Head Development Project Team 3 R&D PT Astra Daihatsu Motor (ADM), APM Daihatsu di Tanah Air.

Ubahan paling signifikan gunakan Integrated Exhauts Manifold (IEM). Kalau Anda sempat memperhatikan mesin Ayla di IIMS lalu, exhauts manifold setiap silinder tidak terlihat. Yang tampak hanya 1 pipa besar yang keluar melalui lubang exhauts.

“Cost jadi lebih murah dan karena jadi satu (exhaut manifold dan cylinder head) maka panas exhauts manifold tidak merambat cepat ke catalytic converter (CC) karena posisinya jadi jauh. Sehingga usia CC juga lebih panjang,” bebernya.

Efek ke efisiensi BBM memang gak signifikan, namun kata Embay, dengan IEM itu bobot mesin tereduksi cukup besar dan ujung-ujungnya ke konsumsi BBM.

Selain itu, dinding ketiga pistonnya sudah dilapisi bahan Teflon. Fungsinya, menurut Rifqi Taufiqurrahman bisa mengurangi gesekan antara piston dan inner cylinder. “Juga meminimalkan panas,” ujar pria yang menjabat Engine Staff R&D ADM ini.
Bahkan, kata Rifqi, proses pelumasan piston gunakan sistem Oil Jet. Dimana ditambahkan saluran di bawah masing-masing piston. Gunanya saat kompresi tinggi oli akan ‘muncrat’ secara mekanis. Teknologi ini sudah dipakai di mesin 3SZ-VE milik Daihatsu Luxio, Gran Max, Terios dan Toyota Avanza 1.5.

Sebagai mobil perkotaan yang butuh torsi besar, langkah piston mesin Ayla/Agya ini juga di-stroke up. Dari asli mesin 1KR sebesar 81 mm menjadi 84 mm. Sehingga diameter x langkahnya kini berukuran 71 x 84 mm. “Nafasnya jadi panjang dan torsi lebih besar,” tegas Embay lagi.

Spek mesin lain, yakni mengadopsi timing chain (rantai keteng) untuk menggerakkan camshaft. Memang termasuk ‘jadul’, tapi biaya perawatan jadi minim lantaran usia penggantian part tergolong lama dibanding pakai belt.

Oiya, mesin 1KR yang juga dipakai di Toyota Aygo, iQ, Yaris, Daihatsu Cuore, Peugeot 107 berbeda dari Ayla-Agya yang memakai KR-DE. Kalau Aygo, iQ, Cuore, 107 dan lainnya adopsi 1KR-FE.

Bedanya, bisa dilihat dari dua huruf di belakang. “FE berarti VVT-i (Variable Valve Timing with intelligent). Kalau DE, mesin sudah DOHC, tapi tidak VVT-i,” jelas Satriyo Budiutomo, Executive Coordinator Project Team 1 R&D ADM.

Loh kenapa dihilangkan (VVT-i), bukannya bisa menekan konsumsi BBM? “VVT-i itu memang salah satu alat menghemat bahan bakar dan memperbesar torsi, tetapi di mesin 1KR-DE ini tanpa VVT-i, hal yang ditargetkan sudah tercapai. Sehingga kalau bicara dari pengembangan mesin jadi lebih murah. Tanpa VVT-i pun sudah mendapat tenaga dan konsumsi BBM yang diinginkan,” ungkapnya.

Sejumlah pengembangan mesin baru tersebut boleh diajungi jempol. Tapi seberapa besar signifikannya terhadap efisiensi bahan bakar memang butuh pengetesan dikondisi jalan sesungguhnya, bukan test di laboratorium. Tunggu pengetesan OTOMOTIF lebih lanjut!. (mobil.otomotifnet.com)

 Sumber : http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/10/16/335382/201/28/Teknologi_Anyar_Mesin_Daihatsu_Ayla___Toyota_Agya
{ Read More }


Selasa, 29 Oktober 2013

Tips Mengganti Oli Mesin Sepeda Motor Sendiri

Permisi kawan inigin memberikan sedikit Tips tentang Cara mengganti Oli sendiri pada sepeda motor nahhh tentunya dari pada kita menggantinya di bengkel lebih irit mungkin kalau anda menggantinya sendiri dirumah sekalian belajar otomotiv sendiri, walaupun sepele ternyata perlu banyak diperhatikan juga mengenai hal hal tertentu, Nahhhh Tips berikut saya dapatka dari Blo di sisini untuk anda silahkan berikut Tips nya yang bisa anda peroleh disini.?

Berikut langkah-langkahnya:
 
1. Siapkan Oli baru dan peralatan untuk mengganti oli diantaranya
-Kunci sok/kunci pas/kunci ring sesuai ukuran tutup oli bagian bawah sepeda motor anda (untuk motor batangan biasanya ukurannya 19),
-Tang untuk membuka tutup oli bagian atas,
-wadah penampung oli bekas (bisa pakai bekas kaleng biskuit, ember bekas dll)
-Kain lap/kain gombal kalau ada yang bersih :D
-Corong untuk menuang oli.. kalau nggak ada bisa pake botol aqua bekas yang dipotong jadi dua, atau bisa juga pake plastik yang digulung mengerucut :D
2. Letakkan wadah penampung oli bekas tepat dibawah tutup oli bawah dan Posisikan anda jongkok disebelah kiri motor untuk membuka tutup oli bagian bawah. masukan kunci ketutup oli bawah dan tekan dari kanan kekiri :D
 
3. Setelah tutup oli bawah terbuka dan jatuh dipenampung oli, ambil tutup olinya (jangan takut kotor :D ) kemudian bersihkan dengan kain lap beserta komponen pendukungnya dan pinggiran lubang tutup oli bawahnya:D
4. Setelah itu, masukkan kembali tutup oli bagian bawah dengan tangan dulu, setelah masuk baru dikencangkan dengan kunci. Arah mengencangkannya dari kiri kekanan :D
5.Setelah tutup oli bagian bawah terpasang (pastikan terpasang dengan kencang!), buka tutp oli bagian atas dengan menggunakan tang yang dilapisi kain. dan tuangkan olinya :D  
tutup kembali tutup olinya…. selesai dah.. :D   Nyalakan mesin motornya…rasakan sensasi suara mesin yang baru diganti olinya :D
Note : Jangan panik bila setelah anda menyalakan mesin dan tiba-tiba ada asap mengepul dari bagian bawah motor, asap itu berasal dari oli yang tercecer dipermukaan leher knalpot yang menguap karena panas :D
Semoga berguna dan silahkan dicoba :D

tag: Oli Samping Kawasaki Ninja R 150 OLI BAGUS UNTUK SATRIA FU F150
{ Read More }


IconIconIconFollow Me on Pinterest